A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/cpanel/php/sessions/ea-php72/ci_session610191d170d7048fa3a37a97c02b0af9): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 156

Backtrace:

File: /home/teknovag/public_html/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 173
Function: _ci_load_library

File: /home/teknovag/public_html/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 192
Function: library

File: /home/teknovag/public_html/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 153
Function: libraries

File: /home/teknovag/public_html/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 65
Function: initialize

File: /home/teknovag/public_html/application/third_party/MX/Base.php
Line: 55
Function: __construct

File: /home/teknovag/public_html/application/third_party/MX/Base.php
Line: 60
Function: __construct

File: /home/teknovag/public_html/application/third_party/MX/Controller.php
Line: 4
Function: require

File: /home/teknovag/public_html/application/third_party/MX/Modules.php
Line: 123
Function: include_once

File: /home/teknovag/public_html/application/controllers/News.php
Line: 4
Function: spl_autoload_call

File: /home/teknovag/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/cpanel/php/sessions/ea-php72)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 140

Backtrace:

File: /home/teknovag/public_html/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 173
Function: _ci_load_library

File: /home/teknovag/public_html/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 192
Function: library

File: /home/teknovag/public_html/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 153
Function: libraries

File: /home/teknovag/public_html/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 65
Function: initialize

File: /home/teknovag/public_html/application/third_party/MX/Base.php
Line: 55
Function: __construct

File: /home/teknovag/public_html/application/third_party/MX/Base.php
Line: 60
Function: __construct

File: /home/teknovag/public_html/application/third_party/MX/Controller.php
Line: 4
Function: require

File: /home/teknovag/public_html/application/third_party/MX/Modules.php
Line: 123
Function: include_once

File: /home/teknovag/public_html/application/controllers/News.php
Line: 4
Function: spl_autoload_call

File: /home/teknovag/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

Diduga Langgar Aturan dan Regulasi, Qualcomm Kena Denda Di Korea Selatan | Teknovaganza.id
MENU
teknovaganza.id
Tech News
Diduga Langgar Aturan dan Regulasi, Qualcomm Kena Denda Di Korea Selatan

Diduga Langgar Aturan dan Regulasi, Qualcomm Kena Denda Di Korea Selatan

  849

Setelah Google, kabar kurang mengenakan menimpa raksasa teknologi lainnya. Ya, kini giliran perusahaan produsen chip teranyar, Qualcomm yang harus menelan kepahitan di akhir tahun 2016 ini. Dilansir melalui DigitalTrends, melalui BBC, Korean Fair Trade Comission menyatakan bahwa perusahaan Amerika tersebut terindikasi menjadi bagian dari penyalahgunaan praktik bisnis yang berhubungan dengan pematenan ijin dan penjualan modem chip di Korea Selatan. 

Sementara ini, Qualcomm sendiri diketahui sangat bersikeras menentang keputusan tersebut. Pihaknya mengaku bahwa hal ini tidak pernah terjadi sebelumnya dan menganggap telah mengikuti aturan dan regulasi Korea Selatan. Don Rosenberg, penasihat hukum pihak Qualcomm menyatakan perusahaan pembuat chip tersebut sangat yakin bahwa penemuan Korea Fair Trade Comission tidak berdasarkan fakta, mengabaikan realita ekonomi pasar, dan menyalahgunakan prinsip – prinsip dasar hukum persaingan. 

Sebaliknya, keputusan yang dibuat oleh Korea Fair Trade Comission sendiri diakui telah melalui investigasi selama 20 bulan. Tidak hanya itu, keputusan tersebut ternyata juga mengindikasikan bahwa Qualcomm telah menghambat akses pesaingnya untuk mendapatkan pematenan teknologi wireless yang cukup penting. Yang lebih mengecewakan, Korea Fair Trade Comission juga menyatakan bahwa Qualcomm juga memaksa para produsen ponsel untuk menyetujui pejanjian yang tidak adil, bahkan mengharuskan produsen untuk membeli lisensi teknologi nirkabel meskipun pada kenyataannya tidak dibutuhkan.

Penasihat hukum pihak Qualcomm sendiri mendukung perusahaan Amerika tersebut dengan anggapan bahwa perusahaan Qualcomm sudah begitu lama bekerja sama dengan Korea Selatan membangun pertumbuhan internet wireless. Bahkan teknologi dan bisnis yang dikembangkan Qualcomm juga telah membantu produsen ponsel di Korea Selatan agar dapat tumbuh menjadi raksasa dibidang industri wireless. Keputusan Korea Fair Trade Comission bagi Qualcomm seperti dinyatakan oleh Don Rosenberg telah mengabaikan hubungan saling menguntungkan. 

Meskipun begitu, nampaknya reputasi Qualcomm tidak dapat membaik begitu saja. Pasalnya, investigasi serupa tidak hanya dilakukan oleh Korea Selatan saja, tapi juga Amerika Serikat dan Taiwan. Terkait masalah yang dihadapinya di Korea Selatan, Qualcomm sendiri telah diharuskan membayar denda sejumlah $854.000.000. Seperti apa kira – kira perkembangan Qualcomm kedepannya dalam masalah ini? Kita harapkan saja semoga seluruh pihak yang terlibat dapat kembali bekerjasama dengan baik dan benar. (SNR)

komentar
tentang kami
Teknovaganza.id merupakan media online yang menyajikan informasi terbaru dan terkini seputar dunia teknologi dalam negeri maupun mancanegara. Penyampaian yang ringan dengan konten yang berisi menjadikan Teknovaganza.id pilihan pembaca yang paling diminati.
hubungi kami
Alamat : Jl. Kalibaru Timur I No.27 Kalibaru, Cilincing, Jakut
Email : redaksi@teknovaganza.id
Telepon : 021- 440 7211
mitra kami
COPYRIGHT © 2016 - Teknovaganza.id