MENU
teknovaganza.id
Tech News
Uji Coba Teknologi ‘Rahim Buatan’ Ini Mampu Menjaga 8 Janin Domba Prematur Tetap Hidup Sehat
Photo Credit/Engadget

Uji Coba Teknologi ‘Rahim Buatan’ Ini Mampu Menjaga 8 Janin Domba Prematur Tetap Hidup Sehat

  481

Teknologi buatan manusia nampaknya mulai menunjukan kemampuan untuk dapat menggantikan peran manusia sendiri, terutama dalam dunia medis. Bagaimana tidak? Saat ini teknologi yang dikembangkan oleh para ahli bahkan dikabarkan telah mampu mengambil alih peran rahim sebagai tempat tumbuh kembang janin. Dilansir melalui Engadget, para dokter yang tergabung dalam tim peneliti Rumah Sakit Anak Philadelphia saat ini dilaporkan tengah mengembangkan teknologi rahim buatan yang memiliki fungsi serupa dengan rahim ibu yaitu untuk dapat meneruskan kehidupan dan perkembangan janin yang terlahir prematur.

Fakta tentang penelitian tersebut pada awalnya mulai terungkap melalui sebuah jurnal yang dipubilkasikan oleh sebuah surat kabar bertajuk Nature Communications menyatakan bahwa tim peneliti terkait telah berhasil melakukan uji coba teknlogi tersebut pada janin domba. Konsep yang diusung pun terbilang cukup sederhana. Setelah lahir dari rahim induknya dalam keadaan prematur, janin tersebut ditempatkan pada sebuah kantong plastik berisi cairan amnion yang akan berperan layaknya rahim induk asli. Sementara itu, tali pusar janin akan dihubungkan dengan mesin pengoksidasi darah untuk menjaga janin tetap berkembang dan hidup. 

Dalam fase ini, janin akan selalu dalam pengawasan dokter. Tidak hanya itu, suhu pada kantong plastik pun akan selalu dijaga demi keamanan dan kenyamanan janin. Proses ini akan dilakukan selama kurang lebih 4 minggu pada janin yang berusia kurang dari 26 minggu. Hasilnya, 8 anak domba lahir selamat dalam keadaan sehat dan dengan perkembangan organ yang baik. Terkait keberhasilan ini, Alan Flake selaku pimpinan di rumah sakit tersebut menyatakan bahwa teknologi ini tidak dapat mengganti peran rahim ibu sepenuhnya dari awal proses. Rahim buatan saat ini hanya mampu meneruskan fungsi rahim ibu untuk mengembangkan organ janin yang prematur saja. 

Sementara itu, kehadiran teknologi rahim buatan sendiri sebenarnya bukanlah yang pertama. Teknologi serupa telah pernah dikembangkan dengan memanfaatkan pompa mekanis untuk membantu sirkulasi darah janin yang mungkin saja dapat membahayakan organ jantung janin tersebut. Saat ini tim peneliti Philadephia memanfaatkan organ jantung janin sendiri untuk melakukan sirkulasi darah sehingga kemungkinan buruk dapat diminimalisir. Tidak hanya itu, keberhasilan teknologi ini nyatanya juga membuka kemungkinan untuk bisa dimanfaatkan pada janin manusia yang prematur. Sebelum benar – benar diterapkan sekitar 3 atau 5 tahun mendatang, teknologi ini akan melalui proses perbaikan dan penataan ulang terlebih dahulu. (SNR)

 

komentar
tentang kami
Teknovaganza.id merupakan media online yang menyajikan informasi terbaru dan terkini seputar dunia teknologi dalam negeri maupun mancanegara. Penyampaian yang ringan dengan konten yang berisi menjadikan Teknovaganza.id pilihan pembaca yang paling diminati.
hubungi kami
Alamat : Jl. Kalibaru Timur I No.27 Kalibaru, Cilincing, Jakut
Email : redaksi@teknovaganza.id
Telepon : 021- 440 7211
mitra kami
COPYRIGHT © 2016 - Teknovaganza.id